Kemarau Panjang PDAM Tirta Batanghari Tambah Jam Operasional

0

Seru Jambi, Muarabulian – Selama kemarau panjang yang melanda Bumi Serentak Bak Regam membuat pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Batanghari mulai menambah jam operasional.

Direktur PDAM Tirta Batanghari Abubakar Sidik saat dikonfirmasi mengatakan, penambahan waktu operasional tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat, khususnya pelanggan PDAM Tirta Batanghari.

“Iya, penambahan jam operasi terus dilakukan selama musim kemarau khusu wilayah Kecamatan Muara Bulian. Wilayah lain juga ada penambahan, hanya Tiga jam tidak sampai 24 jam,” kata Direktur PDAM Tirta Batanghari, Abubakar Sidik, Kamis (19/9).

Saat ini, dijelaskan Sidik, kendala suplai air telah dirasakan semua wilayah. Namun, PDAM Tirta Batanghari terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya pelanggan.

“Kita tes dua hari lalu 24 jam langsung. Sebab apabila jam normal masih berlaku, masyarakat daerah penghujung kesulitan mendapatkan air,” sebutnya.

“Selain itu kita juga berkontribusi membantu pemadaman kebakaran, seperti mobil Damkar, mobil BPBD dan mobil Lingkungan Hidup,” tambahnya.

PDAM Tirta Batanghari, lanjut Sidik, saat ini berstatus siaga satu, sewaktu-waktu pihaknya melakukan pengerukan pasir atau napal agar pompa intek bisa turun.

“Pengerukan pernah kita lakukan pada beberapa wilayah titik PDAM. Diantara PDAM Rambutan Masam, PDAM Terusan Seberang dan PDAM Aro,” katanya.

Alasan penetapan status siaga satu ini, menurut Sidik, karena kondisi sungai Batanghari setiap hari mengalami penurunan debit air. Dalam setiap hari suplai air pelanggan rata-rata 96.940.800 liter. Sedangkan sebelum kemarau bisa menyuplai air sampai 120 ribu liter. Jumlah ini jauh menurun karena kekurangan debit air sungai Batanghari.

“Penurunan debit tersebut tidak mempengaruhi kualitas air. Kalau saat normal, semuanya stabil,” pungkasnya.(riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...