Keretakan Jembatan Sambiyo, Dekan Teknik Sebut Timbunan Tanahnya Kurang Padat

0
Jembatan Sungai Sambiyo Desa Talang Datar (Unit VI) Kecamatan Bahar Utara yang mengalami keretakan. Foto: Doni/Serujambi.com
Jembatan Sungai Sambiyo Desa Talang Datar (Unit VI) Kecamatan Bahar Utara yang mengalami keretakan. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Terkait keretakan yang terjadi di Jembatan sungai Sambiyo, Desa Talang Datar, Kecamatan Bahar Utara (Unit VI), Dekan Fakultas Teknik Universitas Batanghari (Unbari), Dr Ir Fakhrul Rozi Yamali menyebutkan kalau keretakan itu disebabkan timbunan tanahnya kurang padat.

BACA JUGA: Kadis PUPR Muarojambi Sebut Retakan Jembatan Sambiyo Sudah Seharusnya

“Itu sewaktu ditimbun tanah. Tanahnya kurang padat. Mangkanya terjadi keretakan. Tim Ahli dari Fakultas Teknik Unbari juga telah melihat sendiri pekerjaan tersebut,” kata Rozi, kepada Serujambi.com melalui via telpon.

Ditambahkan Rozi, keretakan yang terjadi itu adalah pada bagian trotoar sebelum masuk jembatan. Keretakan tersebut karena kurang padatnya tanah timbunan di bawah bagian trotoar. Sambung Rozi, trotoar ini juga tidak menyatu dengan bagian utama jembatan, sehingga diperkirakan kerusakan tersebut tidak akan menyebar ke bagian lain dari konstruksi jembatan tersebut.

“Kita sudah minta kepada pihak terkait, agar segera melakukan perbaikan sehingga tanah timbunan tersebut padat. Dan apabila trotoar tersebut telah diperbaiki, tidak akan retak lebih luas lagi,” jelasnya.

Selain itu, sebelumnya diberitakan bahwa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muarojambi, Yultasmi mengatakan kalau keretakan yang terjadi di jembatan Sungai Sambiyo itu memang sudah seharusnya retak.

Menurut Yultasmi, keretakan yang terjadi itu pada bagian sambungan atau bagian Join antara badan jembatan dan bagian ofrid yang memang dirancang retak. Itu memang dirancang sebagaimana layaknya pembangunan jembatan pada umumnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim tekhnis kita, keretakan itu memang seharusnya retak. Karena berada pada sambungan jembatan dan ofrid yang memang bisa bergerak sesuai dengan fungsinya,” kata Yultasmi, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Telan Anggaran 4,2 Miliar, Jembatan Sungai Sambiyo Hanya Berumur Satu Tahun

Untuk diketahui, pembangunan jembatan sungai Sambiyo itu dikerjakan oleh PT Belimbing Sriwijaya. Kemudian, untuk pengawasan jembatan Sambiyo oleh CV Mitra Desain Arcagraha. Pembangunan jembatan itu menggunakan dana APBD Muarojambi tahun anggaran 2017 dengan anggaran sebesar Rp 4.2 miliar.(don)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: