Muradi Dianggap Kibuli Partai, Masih Mengaku Kader Hanura Mencaleg di Gerindra

0

Seru Jambi, Jambi – Puluhan kader Partai Gerindra Provinsi Jambi merasa kecewa dan merasa dibohongi akan status keanggotaan H Muradi Darmansyah calon anggota DPR RI dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Sedari pagi, Kamis (14/2/2019) masalah ini ramai dibicarakan di group media sosial Gerindra, perihal ucapan selamat Muradi Darmansyah terhadap pelantikan Fachrori Umar sebagai Gubernur Jambi, dimana dalam biodata tersebut tertulis Muradi Darmansyah sebagai kader Partai Hanura, padahal dalam pemilu kali ini yang bersangkutan terdaftar sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Gerindra.

Tak pelak iklan ini memancing reaksi dari kader dan simpatisan Partai Gerindra, seperti yang disampaikan Zallikalhuda, salah seorang Kader Gerindra Masa Depan (GMD) yang merasa kecewa akan pengakuan dari Muradi Darmansyah tersebut.

“Kita terus terang merasa kecewa dan merasa dibohongi dari pengakuan Pak Muradi akan statusnya sebagai kader Partai Hanura, padahal sekarang beliau calon legislatif dari Gerindra, ini ada apa, jangan partai ini dijadikan ajang kepentingan pribadi, dimana jati diri beliau sebagai pejuang partai,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut Armen Siregar salah seorang pengurus DPD Partai Gerindra juga merasa heran akan pengakuan di Curriculum Vitae Muradi Dharamsyah yang masih mengaku dirinya kader Hanura.

“Kita dikepengurusan terkejut terhadap informasi yang berkembang pagi ini, kok ada caleg DPR kita tapi masih mengaku kader partai lain, inikan politik mendua hati,” tanyanya.

Terkait masalah ini Armen mengaku banyak mendapat ungkapan kekecewaan kader partai terhadap masalah ini, dan tentunya kita akan bersikap untuk mengklarifikasi ini, jangan sampai kami dibohongi akan status keanggotaan dari yang bersangkutan, tandasnya.

Karena menurut pria yang lama bertugas di KPU tersebut jangan sampai masalah ini menjadi indikasi bahwa Gerindra hanya dijadikan alat untuk ambisi pribadi pencalegan, buktinya mengaku sebagai kader Gerindra saja tidak mau, masih teringat partai lain, gimana mau berjuang membesarkan partai, padahal Gerindra ini dibesarkan dengan pengorbanan para pejuang politik partai dari nol hingga besar seperti sekarang, pungkasnya. (*/esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: