Operasional Trans Siginjai Koridor II Awal Desember

0

Seru Jambi, Jambi – Rencana uji coba lima armada baru Trans Siginjai untuk koridor II akan segera dilakukan. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi saat ini tengah mempersiapkan perjanjian kerjasama pengoprasionalan dengan pihak Damri, yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Bulan Desember mendatang.

Kepala Bidang Angkutan Darat dan Perkeretaapian Dishub Provinsi Jambi Wing Gunaryadi mengatakan, untuk tanggal pastinya belum bisa disebutkan, tergantung dengan persiapan dengan pihak Damri.

“Pokoknya awal Desember uji coba. Sekarang lagi persiapan surat perjanjiannya. Jika sudah selesai, langsung dilaksanakan uji coba,” ujarnya, Kamis (28/11/2019).

Untuk operasional Trans Siginjai koridor II ini, pihak Dishub Provinsi Jambi sudah memasang 20 unit halte sepanjang koridor. Seluruh halte itu bersifat portable atau bisa dipindah-pindahkan.

Selama masa uji coba nantinya, Wing menyebut penumpang tidak akan dipungut biaya. Namun, ketika masa uji coba habis barulah penumpang dipungut biasa. Diperkirakan, tarif Trans Siginjai koridor II ini akan lebih tinggi dari koridor 1, karena jarak tempuh yang lebih jauh.

“Jaraknya kurang lebih 36 Km dari kantor Bupati (Muaro Jambi, red) hingga Bandara Sultan Thaha. Akan lebih tinggi dari koridor 1, namun tidak akan lebih dari 5.000. Tarifnya dihitung dan disesuaikan dengan subsidi. Koridor II ini akan dilayani dengan lima bus, dengan highway kurang lebih 30 menit sampai 60 menit,” jelasnya.

Masa uji coba ini, menurut Wing, tidak lebih dari satu bulan lamanya. Setelah masa uji coba habis, maka tarif bus akan diberlakukan secara aturan untuk para penumpang.

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai operasional Trans Siginjai untuk koridor 1, Wing mengatakan tetap berlanjut. Tidak ada penyesuaian atau kenaikan harga tarif bus koridor 1 ini. Penumpang masih tetap membayar Rp 3.000.

Tarif koridor 1 ini memang lebih murah, karena jarak tempuh yang juga lebih pendek dengan total panjang koridor 1 dari Pijoan hingga Sijenjang kurang lebih 28 Km.

“Namun saat ini baru dilayani setengah koridor yakni dari Pijoan ke kantor Inspektorat Provinsi Jambi dengan jarak 19 Km,” tandasnya. (cr1)

Loading Facebook Comments ...
loading...