Pelantikan dr Aang Hambali Menuai Protes Keras Warga Bahar

0
pelantikan pejabat muarojambi
Pelantikan pejabat di Muarojambi. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Perombakan besar-besaran baru saja dilakukan Pemerintah Kabupaten Muarojambi. Sebanyak 215 pejabat dilantik untuk menduduki jabatan baru.

BACA JUGA: Beby Shu Buka Suara Soal Namanya Masuk Daftar Artis Prostitusi

Namun, pasca pelantikan justru muncul konflik baru di tengah-tengah warga Sungai Bahar yang menyatakan keberatan atas dilantiknya Dokter Aang Hambali sebagai Direktur Rumah Sakit Sungai Bahar.

Protes keras ini dilayangkan bukan tanpa sebab. Pasalnya, dr Aang Hambali memiliki rekam jejak kinerja yang buruk di mata masyarakat Sungai Bahar.

Aang Hambali, sebelumnya merupakan pelaksana tugas Dirut RSUD Sungai Bahar. Pada masa kepemimpinannya di rumah sakit tersebut, banyak dikeluhkan masyarakat. Masyarakat pun meminta agar Bupati Muarojambi, mengevaluasi ulang pelantikan Aang dan mengganti dengan orang yang lebih professional dan memiliki rekam jejak kinerja yang baik.

Menurut masyarakat, saat Aang Hambali memimpin rumah sakit, pelayanan rumah sakit sangatlah buruk. Nyaris rumah sakit tidak melakukan perawatan terhadap pasien.

Setiap masyarakat yang datang untuk berobat, langsung saja diberikan surat rujukan ke rumah sakit di Kota Jambi. Rumah sakit hanya memberikan pelayanan layaknya Puskesmas saja.

Tak hanya itu saja, Aang pun selalu jarang berada di tempat tugasnya. Keadaan rumah sakit diperparah dengan kondisi lingkungan rumah sakit yang tak terawat sama sekali.

“Lingkungan rumah sakit sudah tidak seperti rumah sakit saja. Kotor dan tidak terawat,” sebut Beny Simanjuntak, salah seorang warga Bahar.

Selain pelayanan yang menjadi sorotan tajam masyarakat, kedisiplinan pegawai rumah sakit pada zaman Aang Hambali juga mendapat predikat buruk dari masyarakat.

Masalahnya, karena dirut jarang berada di tempat, secara otomatis pegawainya pun jarang yang berada di tempat. Sehingga saat masyarakat ingin berobat, selalu saja tak ada petugas yang bisa memberikan pelayanan yang baik.

“Pegawainya mulai dari perawat hingga dokter jarang di tempat. Jadi kalau mau berobat susah sekali. Kita terpaksa berobat ke Jambi. Padahal, kita punya rumah sakit yang terdekat, tapi tidak bisa memberikan pelayanan yang baik bagi kami. Kami menduga ini ulah direkturnya. Karena sebelumnya tidak seperti ini,” ungkap warga itu lagi.

Desnad, tokoh masyarakat Sungai Bahar mengungkapkan, Pemkab seakan sudah tidak lagi memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang lain untuk memimpin RSUD Sungai Bahar.

“Apakah Muarojambi ini tidak ada lagi SDM lain selain dr Aang Hambali,” tegas Desnad.

Desnad juga meminta agar Kepala Kantor BKD Muarojambi, Sekda Muarojambi dan Bupati Muarojambi, mengevaluasi ulang penunjukan Aang Hambali sebagai Dirut RSUD Sungai Bahar. Karena jika tetap dipaksakan, maka sama saja dengan menyusahkan masyarakat Sungai Bahar dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang baik.

BACA JUGA: Abu Bakar Baasyir Bebas, FPI: Kenapa Menjelang Pilpres 2019?

“Karena ini sudah dibuktikan oleh kinerja Aang sendiri yang sebelum ini amburadul,” tandasnya. (don/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: