Pemkab Muarojambi Mengelak, Iqbal: Belum Dipastikan Itu Wilayah Batanghari

0
jalan rigit beton
Rabat beton yang dibangun di wilayah Kabupaten Batanghari. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Hasil pemeriksaan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, yang menyatakan proyek dinas PUPR di Dusun Pangkalan Ranjau masuk wilayah Kabupaten Batanghari, mendapat bantahan keras dari pemkab muarojambi. Pasalnya, belum ada dasar hukum berupa Permendagri mengenai tapal batas tersebut.

BACA JUGA: Dishut Provinsi Jambi Nyatakan Pangkalan Ranjau Masuk Batanghari

Kabag Pertanahan dan Tapal Batas Setda Muarojambi, Iqbal, mengatakan, bahwa batas Muarojambi dan Batanghari belum ada permendagrinya. Karenanya ia mengklaim Pangkalan Ranjau bisa saja masuk wilayah Muarojambi dan bukan Batanghari.

“Maka belum dapat dipastikan masuk ke wilayah Batanghari,” ujarnya.

Iqbal menyebutkan, bahwa Pemkab Muarojambi dan Batanghari masih sama-sama mengupayakan penyelesaian tapal batas ini.

“Sekarang masih dalam tahap verifikasi lapangan bersama tim provinsi dan tim penegasan batas pusat,” katanya lagi.

Pemkab Muarojambi sendiri meyakini bahwa lokasi bangunan itu berdiri berada di wilayah Muarojambi. Adminitrasi kependudukan masyarakat setempat juga diterbitkan oleh pemerintah Muarojambi.

BACA JUGA: Dishub Tetapkan Jalan Ness Dilarang untuk Truk dan Bus

“Sepanjang belum ada legalitas formal berupa permendagri, kita tetap meyakini bahwa Dusun Pangkalan Ranjau masuk Kabupaten Muarojambi,” tandasnya. (don/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: