Pemprov Anggarkan Rp25 M untuk Pelabuhan Samudera Tanjabtim

0
Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto. Foto: Muslim/Serujambi.com
Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto. Foto: Muslim/Serujambi.com

SERUJAMBI.COM, Jambi – Proyek Pembangunan Pelabuhan Samudera Ujung Jabung di kabupaten Tanjung Jabung Timur yang sempat tertunda pada tahun 2018 lalu, pada 2019 ini, Pemrov akan kembali melanjutkan pembangunan tersebut.

BACA JUGA : DPRD Bahas 4 Ranperda dan Pelantikan 1 Anggota Baru

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M Dianto, mengatakan pembangunan pelabuhan yang terhenti pada tahun lalu disebabkan pembebasan lahan untuk akses Jalan, dan masalah itu akan diselesaikan pada tahun 2019 ini.

Untuk itu, Pihak Pemprov sudah menganggarkan kurang lebih Rp25 M dipergunakan untuk pembebasan lahan tersebut.

“Anggaran kita itu dari APBD Provinsi Jambi,” kata Sekda, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (8/1/2019).

Sementara itu,  Sekda Provinsi Jambi M Dianto juga menjelaskan, jika pembebasan lahan jalur Muara Sabak kembali terkendala, Pemrov juga tengah mengaji alternatif akses jalan lainnya yang dianggap bisa lebih cepat.

“Diantaranya melewati, Kumpeh, Suak Kandis, makam Orang Kayo Hitam, lalu Simpang menuju arah Ujung Jabung,” paparnya.

“Tapi kita lihat dahulu, kalau tidak berbenturan dengan Taman Nasional Berbak,” imbuhnya.

BACA JUGAFoto Bugilnya Tersebar, Intip Tato di Tubuh Vanessa Angel

Untuk diketahui, Kawasan Pelabuhan Ujung Jabung yang dibicarakan, akan dijadikan pelabuhan berskala internasional atau pelabuhan samudera yang berada di perairan Timur Jambi, tepatnya di Sungai Itik di atas lahan 4.200 Hektar.

Rencananya, akan di kerjakan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementrian PUPR bersama Pemerintah Provinsi Jambi. (cr07/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: