Penambangan Diduga Ilegal, Usman: Pekerjaan Normalisasi Sungai dari BWSS VI

0
Usman pemilik tambang diduga illegal lubuk nagodang siulak
Usma,n pemilik tambang diduga illegal di Lubuk Nagodang Siulak. (kerincitime.co.id)

Seru Jambi, Kerinci – Dugaan aktifitas penambangan illegal terjadi di Sungai Batang Merao, Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, dengan modus pekerjaan normalisasi dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi, Usman selaku pemilik pekerjaan menjual ratusan kubik material di lokasi tersebut.

BACA JUGA: Penambangan di Lubuk Nagodang Kerinci Diduga Ilegal

“Kegiatan itu adalah pekerjaan normalisasi sungai dari pihak Balai (BWSS VI, red), saya yang mengerjakannya,” ungkap Usman dilansir Kerincitime.co.id–media partner Serujambi.com.

Sementara dari pihak polres kerinci tidak ada izin, namun diperbolehkan asalkan tidak ada keributan di masyarakat.

“Untuk izin dari polisi tidak ada, namun diperbolehkan, yang penting tidak ada ribut,” ungkapnya.

Aktifitas tambang pasir dan coral di Sungai Batang Merao, Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci sudah bertahun-tahun, namun terkesan dibiarkan saja oleh pihak berwenang.

BACA JUGA: Warga Balai Rajo Tebo Hilang, Jatuh ke Sungai Bersama Motornya

Namun hingga berita ini dipublish pihak BWSS VI Jambi belum dapat dikonfirmasi atas kebenaran tersebut, salah satu petugas lapangan pihak BWSS Muktar Gani ketika ditemui di lokasi tidak ada ditempat. (esa/kct)

Loading Facebook Comments ...
loading...