Persoalan Batas Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi Belum Rampung

0
jalan rigit beton
Rabat beton yang dibangun di wilayah Kabupaten Batanghari. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi,Muarabulian – Penyelesaian batas wilayah antara Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi hingga saat ini belum kunjung selesai. Ditambah lagi dengan persoalan Pemkab Muaro Jambi sudah berani membangun infrastruktur di antara batas wilayah ke Dua Kabupaten tersebut.

BACA JUGAKadis PUPR Pilih Acuhkan Permintaan Pembuktian Koordinat

Terkait hal tersebut, PLT Asisten I Pemerintah Setda Batanghari, Very Ardiansah, mengatakan, hingga saat ini penyelesaian antara batas wilayah Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari belum selesai.

“Belum selesai, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini tim dari pusat bersama Pemkab Batanghari dan Pemkab Muaro Jambi melakukan penetapan terkait Tiga Dusun tersebut, yaitu Dusun pangkalan rajau, tanjung Mandiri, Alam Sakti menunggu penetapan Permen,” kata PLT Asisten I Very Ardiansah, Senin (4/2/2019).

Dikatakannya pula, untuk tiga daerah yang disebutkannya itu, masih berada di dalam wilayah Kabupaten Batanghari.

“Secara titik koordinat tiga Dusun tersebut masuk dalam wilayah Bumi Serentak Bak Regam,” tegasnya.

Saat disinggung pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemkab Muaro Jambi di wilayah tersebut, apakah sudah pernah melakukan koodinasi dengan Pemkab Batanghari? Dirinya mengatakan, tidak ada koordinasi dari Pemkab Muaro Jambi.

“Tidak pernah ada pernah koordinasi antara Pemkab Muaro Jambi ke Pemkab Batanghari terkait pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut,” ujarnya.

BACA JUGAKadis PUPR Yakin Proyek di Pangkalan Ranjau Masuk Muarojambi

Dijelaskannya pula, jika memang terkait wilayah izin konsesi PT. Restorasi Ekosistim Indonesia (REKI) sudah sangat jelas izinnya berada di wilayah Kabupeten Batanghari.

“Izin PT. REKI tersebut dikeluarkan oleh Pemkab Batanghari,” pungkasnya.(riz/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...