Pertamina Sebut Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Lahan Milik Masyarakat

0
Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar
Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar

Seru Jambi, Muarabulian – Terkait kejadian terbakarnya sumur minyak ilegal yang berada di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari pada Sabtu (16/2/2019) lalu.

Pertamina EP Asset 1 Legal dan Relation Manager M Rizal Rukhaidan mengatakan, bahwa terbakarnya Satu sumur minyak yang berada di lahan masyarakat merupakan akibat dari kegiatan pemboran yang dilakukan tanpa izin.

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan mengeksploitasi migas yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dalam hal ini, UU No.22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi), dimana kegitan tersebut merupakan perbuatan pidana delik pidana biasa, bukan delik aduan,” kata M Rizal Rukhaidan.

Dikatakannya pula, bahwa Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Migas merupakan hak ekslusif sub-surface (bawah permukaan tanah) yang diberikan oleh negara kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Jika KKKS ingin melakukan kegiatan eksplorasi atau ekploitasi migas di WKP yang di atas permukaan tanah tersebut merupakan lahan milik masyarakat. KKKS perlu melakukan terlebih dahulu pembebasan lokasi milik masyarakat tersebut.

“Seperti bangunan rumah milik warga, sawah, kebun dan sebagainya,” ujarnya.

“Juga untuk diketahui bahwa pemboran tanpa izin yang dilakukan di lahan milik masyarakat tersebut tidak terdapat kegiatan eksplorasi/eksploitasi oleh perusahaan,” tambahnya.

Dijelaskannya, dengan semakin maraknya kegiatan pemboran tanpa izin yang dilakukan oleh masyarakat, pihaknya sejauh ini terus mendorong Pemprov Jambi untuk kembali memgaktifkan Tim Terpadu (Timdu) yang telah dibentuk oleh Gubernur Jambi.

“Selain itu, kita juga telah mendorong peran serta Pemerintah Pusat (Kementrian ESDM) agar permasalahan ilegal drilling dapat dituntaskan secera efektif dan efisien,” jelasnya.

Dijelaskannya pula, pihaknya yang juga merupaka bagian dari Timdu selama dari tahun 2017 lalu hingga saat ini telah melakukan kegiatan penutupan sumur minyak ilegal sebanyak 49 sumur.

“Selain melakukan penutupan sumur-sumur ilegal, kita juga menyalurkan program CSR di sekitar wilayah yang terdampak. Hal itu merupakan upaya kita PEP untuk terus bersinergi dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: