Prodi Sendratasik Unja Gelar Tiga Tarian Lokal Karya Mahasiswa

0
Salah satu koreografi tari karya mahasiswa Sendratasik FIB UNJA. Foto: Muslim/Serujambi.com
Salah satu koreografi tari karya mahasiswa Sendratasik FIB UNJA. Foto: Muslim/Serujambi.com

Seru Jambi, Jambi – Guna menghasilkan tamatan Sarjana yang profesional, Prodi Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Negeri Jambi (Unja) menggelar pertunjukan seni tari lokal Jambi karya mahasiswa. Penampilan tersebut merupakan syarat bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar Sarjana.

BACA JUGAHarga Anjlok! Petani di Kerinci Buang Kentang dan Sayur ke Jalan…

Acara ini digelar di gedung Teater Arena Taman Budaya, Kota Jambi, Sabtu (26/1/2019), sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam acara ini juga di hadiri, Rektor Unja, Prof H Johni Najwan SH MH PhD, Ketua Prodi Sendratasik, Prof Dr Mahdi Bahar S Kar M Hum serta jajaran dosen Prodi Sendratasik.

Adapun tiga mahasiswa yang menampilkan karya tarian lokal Jambi adalah, Deli Monica Asmara, Meirisa Yulandari dan Susi Suktari. Dalam penampilan tersebut, Deli Monica Asmara menampilkan tarian “Perempuan Dibalik Bayang” yang menceritakan kebiasaan perempuan Desa Rantau Panjang, Kabupaten Merangin, yang masih mempertahankan tradisi menggunakan kain sarung dengan menumbuk padi menggunakan lesung dalam kehidupan sehari-hari.

Tarian "Perempuan Dibalik Bayang" Karya Deli Monica Asmara.  Foto: Evo/Serujambi.com
Tarian “Perempuan Dibalik Bayang” Karya Deli Monica Asmara. Foto: Evo/Serujambi.com

Selanjutnya, Meirisa Yulandari menampilkan tarian “Terang Dalam Gelap” yang menceritakan berpijak pada tari tradisi kain kromong dari Kabupaten Sarolangun. Kemudian, Susi Suktari menampilkan tarian “Lentera Pembawa Cahaya” yang menceritakan sesosok ayah yang kuat dan sabar, dalam menjalankan kehidupan yang terinspirasi, tarian ini berasal dari Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Tarian "Terang Dalam Gelap" Karya Meirisa Yulandari.  Foto: Muslim/Serujambi.com
Tarian “Terang Dalam Gelap” Karya Meirisa Yulandari.
Foto: Muslim/Serujambi.com

Selain itu, tiga karya tersebut mendapat perhatian dari Ketua Prodi Sendratasik, Mahdi Bahar. Ia mengatakan bahwa tiga karya mahasiswa yang ditampilkan itu, keseluruhannya sudah diatas rata-rata. Kata dia, ia berharap seluruh mahasiswa Prodi Sendratasik agar kedepannya bisa menunjukkan lagi karya-karya lainnya.

“Untuk penciptaan seni tari oleh mahasiswa, ini pertama kalinya dilakukan. Tapi udah cukup memuaskan dan menghibur sekali. Penampilan ini juga untuk memenuhi syarat tamatan Sarjana,” katanya.

Tarian "Lentera Pembawa Cahaya" Karya Susi Suktari.  Foto: Muslim/Serujambi.com
Tarian “Lentera Pembawa Cahaya” Karya Susi Suktari. Foto: Muslim/Serujambi.com

Sementara itu, Rektor Unja, Jhoni Najwan merasa sangat puas dengan ketiga pertunjukan yang ditampilkan mahasiswa tersebut. Kata dia, penampilan tadi merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

“Dari ketiga pertunjukan seni tadi, kita sependapat hanya dua kata, yaitu luar biasa,” katanya, disambung dengan sorak dan tepuk tangan para penonton pertunjukan itu.

BACA JUGAKapolsek Sinergitas Tiga Pilar Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

Dikatakannya lebih jauh, tidak mudah menampilkan seuatu pertunjukan seni seperti ini. Sambung Jhoni, ini sangat membutuhkan kolaborasi antara tari dan komponen musik secara bersamaan hingga terlihat mempesona.

“Sangat luar biasa,” tandasnya. (lim/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: