Puluhan Sapi Mati Misterius, Warga Batanghari Resah

0
sapi mati
Puluhan sapi mati misterius, warga Batanghari resah. (nuansajambi.com)

Seru Jambi, Muarabulian – Dalam tiga bulan terakhir ini warga Desa Sungai Baung, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari diresahkan dengan banyaknya ternak sapi mati secara mendadak.

BACA JUGA: Ada 11 Kasus HIV-AIDS di Bungo

Menurut Najib, kematian sapi tersebut diduga ada pelaku yang sengaja melancarkan aksi guna mengambil kesempatan dengan cara membeli sapi dengan harga murah.

”Selama tiga bulan ini sudah 35 ekor sapi warga tewas. Dan tadi balik dari shalat Jumat sapi kami juga mati 2 ekor, semua sapi saya ada 6 yang mati,” ungkap Najib, saat dihubungi Nuansajambi.com–media partner Serujambi.com, Jumat (18/1/2019).

Dengan kejadian ini, kata Najib, ia menduga merupakan modus pelaku untuk membunuh sapi warga dengan cara memberi racun melalui makanan, sepeti pisang dan daun-daun yang bisa dimakan sapi.

”Kami menduga ini modus pelaku untuk mematikan sapi dengan racun, karena saat kami cek ada pisang dalam perut sapi,” sebutnya.

Menurut warga setempat, tambah Najib, yang melakukan perbuatan tesebut adalah orang membeli sapi, karena setiap dia lewat sejalan 30 menit sapi tiba-tiba mati. Dan kejadian ini sudah pernah dilaporkan ke polisi satu tahun yang lalu. Saat itu baju orang yang memotong sapi tertinggal di tempat pelaku memotong sapi.

”Masyarakat pernah lapor ke Polisi, tapi bukti tidak ada,” ujarnya.

Adapun pelaku, sebut Najib, sudah ada yang dicurigai oleh warga, hanya untuk membuktikan kalau dia pelaku itu yang belum ada.

Menurut warga, pelaku yang dicurigai hanya satu orang. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika sudah tertangkap satu pelaku akan ada lagi pelaku yang lainya. ”Kami curiga dengan AT,” katanya.

Bukan hanya ternak sapi, tetapi kerbau warga juga ikut jadi korban. ”Kerbau ada juga, ada sampai 5 ekor kerbau warga mati,” ujar Najib.

BACA JUGA: Kubu Prabowo: Jangan Cuma Abu Bakar Baasyir, Ulama Lain Juga Bebaskan

Warga berharap agar pihak terkait bisa membantu untuk mengatasi hal ini. Karena jika terus dibiarkan, ternak warga bisa habis. ”Kami berharap pihak terkait bisa membantu mengatasi,” pungkasnya. (esa/nsj)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: