Safrial Minta Camat dan Kades Jadi Garda Terdepan Tingkatkan PAD

0

Seru Jambi, Kualatungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di bawah kepemimpinan Safrial, berupaya untuk bisa terus menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Camat dan kades diminta dapat lebih berperan dalam upaya tersebut. Karena camat dan kades merupakan garda terdepan pemerintah daerah.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, besaran kemampuan keuangan daerah kabupaten Tanjab Barat, bila dibandingkan keuangan daerah secara nasional cukup tinggi. Namun masih harus ditingkatkan lagi.

“Capaian rasio kemampuan keuangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mencapai 10,43% lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata rasio keuangan daerah secara nasional sebesar 7,34%,” beber bupati saat menghadiri rapat penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2020, Kamis (21/2/2019).

Namun, bupati mengakui masih ada beberapa sumber penerimaan PAD yang belum mencapai target yang telah ditetapkan. Sumber-sumber inilah yang harus diciptakan guna peningkatan PAD.

Bupati menambahkan, landasan pemungutan pajak dan retribusi daerah, yaitu Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Karena aturan tersebut sifatnya yang closed list atau daftar tertutup. Dengan begitu akan mambatasi keleluasaan daerah dalam menambah jenis pajak dan retribusi daerah.

“Daerah harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari jenis pajak dan retribusi daerah yang ada sesuai dengan potensi dan karakteristik masing-masing daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Tanjab Barat, Yon Heri, menyampaikan rapat kerja ini dimaksudkan untuk OPD yang terlibat langsung dengan pengelolaan pendapatan asli daerah.

“Dalam rangka menentukan arah kebijakan dan penyusunan target pendapatan daerah, utamanya dengan dinas terkait,” terangnya menyampaikan tujuan rapat.

Kepala Bapenda juga menyampaikan masih banyak Sumber Pad yang belum terkelola secara optimal.

Dicontohkannya seperti penyediaan lahan parkir bagi mini market yang belum memiliki lahan parkir, dan fasilitas pemerintah seperti pariwisata yang dapat dijadikan sumber retribusi. (iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...