SAH Harap Pemerintah Memiliki Daya Tanggap Mengantisipasi Masalah UN

0

Seru Jambi, Jambi – Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta sekolah bisa melakukan antisipasi persoalan rutin yang kerap mengiringi Ujian Nasional (UN). Hal ini disampaikan SAH ketika berdialog dengan beberapa kepala sekolah (23/4) ketika meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) di beberapa sekolah Kota Jambi kemarin.

“Mayoritas pelaksanaan UN saat ini berbasis komputer. Persoalan teknis dan kendala sekolah yang belum punya sarana layak masih kerap terjadi,” ungkapnya.

Bahkan dalam penilaian Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut berbagai persoalan teknis dan kendala yang dialami sekolah itu belum sepenuhnya terselesaikan. Pemerintah melalui sekolah harus mengecek dan menguji coba kesiapan komputer dan jaringan internet setiap sekolah. Langkah ini juga untuk memastikan kesiapan daya listrik serta kekuatan jaringan.

“Sehingga kita mengharapkan dinas pendidikan memiliki daya tanggap untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang muncul dalam ujian nasional,” harapnya.

Ke depan SAH menyarankan, sekolah tidak punya fasilitas tak memaksakan diri. Kebijakan yang diambil jangan sampai membebankan siswa.

Selain masalah terkait infrastruktur, SAH menilai, permasalahan lain bisa muncul dari soal-soal dengan tipe High Thinking Order Skill (HOTS) atau penalaran yang diujikan dalam UN. Masalah ini mengemuka pada UN 2018 lalu karena anak-anak tidak siap. Pemerintah, menurutnya harus melakukan penguatan dan pembelajaran soal HOTS di sekolah agar siswa tidak kebingungan.

“Soal-soal HOTS bagus untuk memetakan dan meningkatkan kemampuan siswa, tetapi tidak dibarengi kesiapan guru-guru di sekolah untuk memecahkan model-model soal HOTS, ini semua harus kita perbaiki ke depan,” ungkapnya. (esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: