Satu Kawanan Perampok Alfarmart Ditangkap Tim Gabungan

0
Satu kawanan perampok alfarmart ditangkap tim gabungan. Foto: Rizki/Serujambi.com
Satu kawanan perampok alfarmart ditangkap tim gabungan. Foto: Rizki/Serujambi.com

Seru Jambi, Muarabulian – Tim gabungan Polres Batanghari dan Polsek Muara Tembesi, akhirnya berhasil menangkap salah satu kawanan perampok Alfamart Pal V Keluarahan Kampung Baru, Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Rabu Sore (23/1/2019).

BACA JUGASalah Satu Perampok Alfamart Muara Tembesi Ditangkap Polisi

Salah satu kawanan yang ditangkap adalah ZA (23), warga RT 03 Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari. Pelaku yang merupakan mahasiswa ini ditangkap sekitar pukul 22.00 Wib, salah satu rumah kost di Komplek Air Panas, Muarabulian.

Penangkapan ZA berawal ketika tim gabungan melakukan penyelidikan dan mendapat informasi sekitar pukul 17.00 Wib tentang pelaku yang melakukan aksi perampokan di Alfamart pinggir jalan lintas Tembesi-Jambi. Tim kemudian melakukan pendalaman.

Dalam pendalaman tersebut, keberadaan pelaku akhirnya diketahui. Sekitar pukul 22.00 Wib, tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Dhadhag Anindito dan Kapolsek Tembesi IPTU Orivan melakukan penangkapan di persembunyian Komplek Air Panas, Muarabulian.

Dari interogasi awal, pelaku mengaku melakukan aksi Curas di Alfamart Muara Tembesi bersama satu orang rekannya JAF. Tim kemudian melakukan pengembangan dan pencarian terhadap pelaku lain JAF, namun sampai saat.ini masih belum berhasil ditemukan.

Kemudian tim melakukan pengumpulan barang bukti dari beberapa lokasi yang berbeda. Adapun barang bukti yang diamankan, satu pucuk senjata api mainan, satu buah sajam jenis pisau, satu unit HP merk Nokia dan satu unit tablet Samsung.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan satu unit receiver CCTV, empat slop rokok Sampoerna, dua slop rokok Surya, satu unit laptop merk Toshiba, satu SPM Honda Beat, uang sebesat Rp Rp 510 ribu, satu tas warna hitam dan beberapa potong pakaian.

Wakapolres Batanghari, Kompol Soekamto, mengaku, dalam penangkapan petugas sempat mendapat kesulitan karena pelaku melakukan perlawanan. Petugas pun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melakukan tembakan terukur.

“Iya, ZA terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan terhadap petugas. Pelaku ditembak dua kali di bagian kaki,” kata Wakapolres Batanghari, dalam pers rilisnya di Mapolres Batanghari, Kamis (24/1/2019).

Diterangkanya, pelaku ZA ini merupakan mantan karyawan Alfarmart, sehingga dirinya sangat paham betul situasi dan kondisi di dalam TK0, sehingga memudahkan pelaku dan rekanya dalam melancarkan aksinya.

“Pelaku beraksi tidak begitu lama karena dia warga setempat dan juga perlu diketahui pelaku pernah bekerja di Alfarmart. Dengan pengalaman itulah, pelaku ini sudah sangat tau persis situasi kondisi sasaran,” terangnya.

Atas perbuatannya pelaku ZA akan dijerat pasal 365 Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan ancaman minimal 9 Tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Terpisah, dari pengakuan pelaku ZA, aksi nekatnya melakukan perampokan ini sudah lama direncanakanya yakni sebulan yang lalu. Dan sudah empat kali niatnya untuk melancarkan aksinya tersebut, namun batal karena belum ada nyali.

“Kalau direncanakan sudah lama sebulan yang lalu dan sudah empat kali ingin melaksanakan aksi perampokan tersebut, namun waktu itu saya belum ada nyali. Dan baru ini dilakukan karena sudah sangat kepepet,” akuinya.

Ditanya mengenai senjata berupa pistol mainan dan Senjata Tajam (Sajam) itu diperoleh. ZA mengaku, untuk sajam memang telah disiapkan, sementara pistol mainan baru dibelinya di toko mainan di kawasan Tembesi.

Dan disinggung alasan menggunakan pistol mainan itu, ZA, beralasan agar bisa membuatnya bernyali. Dan dengan mengunakan pistol kesannya lebih membuat takut karyawan yang akan dirampok.

“Kenapa saya berpikir harus mengunakan pistol mainan karena bisa menambah nyali saya. Dan kesanya kalau menggunakan pistol itu gimana, mareka pasti akan merasa lebih takut daripada hanya mengunakan sajam saja,” ucapnya.

Untuk hasil dari rampokan, diakuinya, untuk uang yang diperoleh dibagi dua dengan rekan satunya. Dan untuk bagiannya, telah digunakan beberapa hal diantaranya, menebus laptop dirinya yang telah digadaikan dan makan, serta keperluar lain ketika di Jambi.

“Totalnya uang hasil rampokan ada sekitar enam juta rupiah. Dua juta rupiah saya kasih teman saya satunya, tiga juta rupiah untuk nebus laptop, sementara sisanya untuk keperluan ketika saya di Jambi dengan pacar saya, seperti makan dan lainya,” ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kawanan perampok bersenjata melakukan aksinya di Alfamart samping Pasar PU di Pal V Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, pada Selasa Malam (22/1/2019).

BACA JUGAPSK Online Dibekuk Indehoi di Hotel, Polisi Sita Kondom dan Lingerie

Selain berhasil menggasak isi Alfarmart, perampok juga berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah yang disimpan dalam mesin kasir. Kawanan perampok juga berhasil membawa kabur receiver CCTV untuk menghilangkan jejak.(riz/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: