Sebulan Terjadi 25 Kasus DBD, Terbanyak di Sungai Gelam

0
Ilustrasi DBD
Ilustrasi DBD. (ist)

Seru Jambi, Sengeti – Sepanjang bulan Januari 2019, Dinas Kesehatan mencatat ada 25 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari 25 kasus DBD yang ditemukan tersebut, menyebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Muarojambi. Kecamatan Sungai Gelam tercatat menjadi kecamatan dengan Kasus DBD terbanyak.

BACA JUGA: Anggaran Jadi Kendala Rencana Perekrutan PPPK

“Kasus DBD di Muarojambi Januari 2019 sampe dengan hari ini ada 25 kasus. Wilayah terbanyak yakni Kecamatan Sungai Gelam yakni sebanyak 8 kasus,” kata Sekretaris Dunas Kesehatan Muarojambi, Yes Isman, Rabu (30/1/2019).

Selanjutnya, sambung Yes Isman, Kecamatan Kumpeh Ulu berada pada urutan kedua terbanyak. Di kecamatan ini ditemukannya 6 kasus DBD dan selanjutnya diikuti Kecamatan Jaluko dengan 5 kasus.

“Sisanya menyebar tiap kasus di masing-masing kecamatan lainnya,” ujarnya.

Dengan banyaknya kasus DBD yang ditemukan, Dinkes langsung melakukan upaya pencegahan. Ada beberapa upaya yang dilakukan termasuk fogging dan pemberian bubuk abate.

“Upaya yang kita lakukan yakni fogging focus di daerah terjadinya kasus DBD. Kita juga memberikan bubuk abate yakni bubuk pembasmi jentik nyamuk di desa yang sering terjadi kasus DBD,” paparnya.

Tak hanya itu, Dinkes juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu rutin melakukan pembersihan sarang nyamuk dengan 3 M, yaitu menutup, menguras dan mengubur.

“Menutup tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, menguras tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk dan mengubur tempat yang mudah tergenang air berpotensi menjadi sarang nyamuk seperti botol bekas ataupun plastik bekas,” terangnya.

Dinkes juga rutin melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

BACA JUGA: Takut Kabur, Alasan Polisi Jebloskan Vanessa Angel ke Sel Tahanan

“Dengan mengurangi tempat genangan air pada tempat-tempat yang bisa menampung air untuk mengurangi populasi nyamuk aidhes aeghepthy,” pungkasnya. (don/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...