Soal Pelakor Digerebek Istri Kasi Pol PP Bungo, Ini Kata Kepala BKPSDMD Batanghari

0
Istri gerebek suami di rumah terduga pelakor.
Istri gerebek suami di rumah terduga pelakor.

SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Terkait penggerebakan yang dilakukan oleh istri oknum Satpol PP Muaro Bungo, di rumah terduga perebut laki orang (pelakor), kawasan Muarabulian, Batanghari Sabtu (5/1/2019) dinihari, Kepala BKPSDMD angkat bicara.

BACA JUGA : Istri Gerebek Oknum Kasi Pol PP Bungo, Diduga Nginap di Rumah…

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Batanghari, M Rifa’i Kadir, saat dikonfirmasi SeruJambi.com, wanita yang digerebek itu merupakan stafnya.

“Wanita yang berinisial SR tersebut merupakan staf di kantor,” kata M Rifa’i Kadir, Sabtu (5/1/2018).

Saat disinggung soal sanksi apa yang akan diberikan kepada yang bersangkutan? Ia mengatakan, sanksinya sesuai dengan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS/ASN.

“Jadi yang bersangkutan akan diberikan sanksi sesuai dengan PP. Namun, nantinya akan didahului dengan rapat najelis pertimbangan hukuman disiplin PNS,” jelasnya.

Dijelaskan pula, untuk ketegori tingkatan sanksi yang aka diberikan ada tiga.”Ringan, sedang dan berat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dinihari tadi, rombongan istri oknum Kasi Pol PP Bungo menggerebek rumah di kawasan Muarabulian, Batanghari. Sambil merekam penggerebekan itu, istri dan rombongan keluarganya memasuki rumah terduga pelakor.

Sang suami, tampak berang melihat kedatangan istri sahnya itu. Ia berusaha menutupi kamera yang sedang merekam, bolak-balik di dalam rumah itu sampai akhirnya pasrah ketika sang istri masuk ke kamar terduga pelakor.

Di dalam kamar, sang terduga pelakor terlihat sedang tidur. Ketika dibanguni oleh istri oknum Kasi Pol PP Bungo, terduga pelakor tak mengubris.

BACA JUGAVideo Istri Oknum Kasi Pol PP Bungo Gerebek Sang Suami, Diduga…

Ia tampak tak bergerak. Melanjutkan tidurnya sambil memeluk guling.
Video penggerebekan itu viral di media social instagram.(riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...