Sudah P21 A, Berkas Kasus BBM Ilegal Belum Diserahkan ke Kejari

0
minyak ilegal
Jajaran Polres Muarojambi berhasil mengungkap kasus BBM Ilegal sebanyak 20 ton pada beberapa waktu lalu. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Jajaran Polres Muarojambi berhasil mengungkap kasus BBM Ilegal sebanyak 20 ton pada beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini berkas kasus tersebut belum juga diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, meskipun telah dinyatakan lengkap atau P21 A.

BACA JUGA: Aidil, Warga Balai Rajo yang Tenggelam Ditemukan Meninggal

Menurut informasi yang didapat dari sumber SeruJambi.com di Kejari, berkas penyidikan kasus BBM ilegal 20 ton tersebut sudah dinyatakan lengkap sejak pertengahan November 2018 lalu.

Bahkan tahapannya saat ini sudah masuk kategori minta untuk dilimpahkan (P21 A) mengingat dinyatakan lengkap sudah lebih satu bulan.

Kasat Reskrim Polres Muarojambi, AKP Afrito Marbaro Macan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemberkasan terhadap kasus BBM ilegal tersebut. Kata dia saat ini masih dalam tahap awal.

“Itu masih dalam proses, SPDP sudah dilayangkan,” ujarnya singkat.

Selain itu, saat ditanya lebih lanjut terkait kapan target dilakukan pelimpahan Berkas dan Barang Bukti tersebut. Afrito enggan berkomentar. Ia meminta kepada awak media untuk fokus pada pertanyaan terkait dengan rekontruksi yang telah usai dilakukan.

“Itu nanti kita bahas, ini kita wawancara rekontruksi pembunuhan dulu,” ucapnya.

Mengingat, kasus BBM ilegal 20 Ton tersebut merupakan hasil tangkapan dan diamankan oleh Satreskrim Polres Muarojambi, dengan barang bukti mobil truk bermuatan 20 Ton BBM Ilegal.

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan tersangka pembawa minyak dari daerah Musi Banyuasin (Muba), yang akan di bawa ke Riau pada Juli 2018 lalu.

Adapun tersangka dalam kasus ini yakni, EH dan JS turut diamankan. Namun sayangnya, kedua tersangka tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

Selanjutnya pasal yang disanggkakan adalah pasal 53 huruf B UU RI tahun 2001 tentang Migas dengan ancamannya 4 tahun penjara dan denda 40 miliar rupiah.

BACA JUGA: Dua Pembawa BBM Ilegal Dicokok

“Kedua tersangka ditangkap di Jalan Jambi-Palembang, Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Muarojambi, pada Jumat 20 Juli 2018 lalu, sekitar pukul 20.48 WIB. Mereka ditangkap karena tidak dilengkapi dengan izin pengangkutan atau dokumen yang sah. Namun, minyaknya juga minyak bayat,” ujar Mardiono saat konferensi pers beberapa waktu lalu.(don/yua)


Warning: mysqli_query(): (HY000/1030): Got error 28 from storage engine in /home/admin/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1924
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: