Survei Internal Gerindra: Elektabililitas SAH Terus Meroket, Calon Lain Ketinggalan

0
Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

Seru Jambi, Jambi – Lima Puluh Tujuh hari menjelang hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 elektabilitas calon petahana Sutan Adil Hendra (SAH) untuk DPR RI secara internal Partai Gerindra makin tak tergoyahkan, kesimpulan ini didapat dari rilis survei yang dikeluarkan Lembaga Pemenangan Pemilu Nasional Gerindra (15/1) di Jakarta kemarin.

Melalui managing risetnya, Aulia Fadli diketahui dari 8 calon anggota DPR RI Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi elektabilitas SAH berkontribusi sebesar 50 persen dari tingkat elektabilitas Partai Gerindra untuk DPR RI yang sebesar 27 persen. Artinya, SAH ssndiri sebagai calon Petahana menyumbang 13,5 persen elektabilitas secara keseluruhan.

“Dari angka 27 persen elektabilitas Gerindra, SAH yang merupakan Ketua DPD menyumbang 13,5 persen tingkat elektabilitas tersebut,” ungkap Fadli di Restoran Ford Diction Kemang, Jakarta Selatan.

Fenomena kokohnya elektabilitas SAH ini disebabkan oleh banyak faktor, yang pertama adalah ketokohan SAH yang sudah mengakar di kalangan pemilih Geridnra. Kedua, identifikasi figur SAH sudah dikenal luas sebagai pejuang politik Gerindra serta faktor kinerja beliau selama duduk sebagai Anggota DPR RI.

Ditanya tentang elektabilitas calon anggota DPR lain di Partai Gerindra, pria yang lama berkarir di dunia riset opini tersebut menambahkan dalam riset mereka kontribusi calon lain belum begitu terlihat, hal ini tampak dari data yang selain SAH nama besar Pak Prabowo dan Partai Gerindra menjadi alasan kuat masyarakat memilih partai berlambang burung garuda tersebut.

“Elektabilitas calon lain kontribusinya belum terlihat dalam kontruksi elektoral partai, karena masih berkisar sekitar 14 persen dari total kekuatan dan ini memperlihatkan perlu upaya dan strategi lain dari calon DPR Partai Gerindra untuk bisa menyumbang suara dan menunjang peluang agar Gerindra mendapatkan dua kursi DPR RI,” tandasnya. (*/esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...