Tahun Ini Banjir Rob Tertinggi, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

0
Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di kawasan Ilir Kabupaten Tanjab Barat. Foto: Rolis/Serujambi.com
Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di kawasan Ilir Kabupaten Tanjab Barat. Foto: Rolis/Serujambi.com

Seru Jambi, Kualatungkal – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di kawasan Ilir Kabupaten Tanjab Barat. Dibandingkan dengan akhir tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya, luapan air kali ini terbilang cukup tinggi.

BACA JUGAMobil Dinas Mewah Wabup Hilang, Kabag Umum Tidak Tahu

Dari pantauan di lapangan Kamis (24/1/2019), luapan banjir bisa sampai merendam beberapa titik ruas jalan Sri Soedewi, di kawasan parit gompong. Selain. Itu, di kawasan pasar tepatnya di Asia, kedalaman air mencapai 30 hingga 40 cm.

Menurut Agus, warga kota Kualatungkal, banjir rob yang terjadi tahun ini memang termasuk yang tertinggi. Karena beberapa kawasan yang biasanya tidak terendam banjir, sekarang terendam.

“Daerah yang biasanya tidak terendam, ini terendam. Banyak ruas jalan yang belum dibeton juga terendam,” sebutnya.

Menyikapi banjir tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, meminta masyarakat tetap waspada dalam menyikapi banjir. Kendatipun, banjir rob merupakan banjir musiman yang tidak membahayakan.

“Kita tetap meminta masyarakat untuk waspada. Terutama dari hewan air dan juga anak-anak takut terperosok ke air dalam,” sebut Kosasih, kepala BPBD Tanjab Barat.

Kosasih mengungkapkan, banjir rob ini merupakan banjir yang sudah diketahui jadwalnya. Banjir selalu terjadi antara bulan November hingga bulan Januari. Sehingga pada masa-masa itu masyarakat yang berada di daerah rendah, sudah tau cara mengantisipasinya. Korban jiwa akibat banjir juga tidak pernah ada.

BACA JUGA : Perkosa Siswi SMP di Salah Satu Hotel Jambi, Pria Ini Ditembak…

“Untuk korban jiwa, karena ini banjir musiman jadi tidak pernah ada,” ungkapnya.

Akan tetapi, untuk kerugian materi biasanya tetap ada. Ini terjadi, pada rumah warga yang terendam banjir. Biasanya ada saja barang-barang yang rusak. Akan tetapi tentu nilainya tidak besar. (Iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: