Terkait Infrastruktur Pangkalan Ranjau, Dewan Dinilai Lalai

0
Aktivis Jambi, Jamhuri. Foto: Doni/Serujambi.com
Aktivis Jambi, Jamhuri. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Terkait pembangunan dua infrastuktur di Dusun Pangkalan Ranjau, yang di bangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muarojambi, Dewan dinilai masyarakat lalai. Pasalnya, dewan ikut mengesahkan tanpa ada pengecekan lokasi pembangunan jalan rabat beton dan box culvert tersebut. Padahal proyek tersebut dibangun di wilayah Kabupaten Batanghari atau di luar Kabupaten Muarojambi.

BACA JUGA: Pemkab Muarojambi Mengelak, Iqbal: Belum Dipastikan Itu Wilayah Batanghari

“Didalam aturan yang berlaku, penggunaan uang negara itu di pergunakan apabila memiliki payung hukum. Dalam hal ini, wilayah Dusun Pangkalan Ranjau itu sendiri masih abu-abu atau tidak bertuan. Jadi saya menilai Dewan Muarojambi khususnya di bagian banggar itu lalai,” tegas Jamhuri, salah satu aktivis lokal Jambi.

Ditambahkan Jamhuri, dengan kejadian ini, dapat dinilai sudah sejauh manakah kejelian banggar membaca dokumen pengajuan anggaran yang disampaikan oleh pihak eksekutif. Akibat kelalaian tersebut, pembangunan yang ada justru menjadi polemik. Artinya, mulai dari banggar eksekutif dengan TAPD nya sampai ke banggar legislatif terjadi kelalaian.

“Percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, saya menilai ini kelalaian banggar, baik eksekutif maupun legislatif. Saya berpesan ke banggar legislatif, janganlah gunakan sistim anggaran politik, politik anggaran. Kasihan masyarakat, kalau uang ini tadi untuk masyarakat hasil dan bermanfaat, ketimbang dana yang saat ini menimbulkan polemik,” sebutnya.

BACA JUGA: Dishut Provinsi Jambi Nyatakan Pangkalan Ranjau Masuk Batanghari

Ia juga berpesan, harusnya mengacu kepada kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang ada di DPRD Provinsi Jambi, agar jagan terulang lagi. (don/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: