Wakajati Jambi Kunker ke Kejari Muarojambi, ini Sampaiannya

0
Wakajati Jambi Kunker ke Kejari Muarojambi. Foto: Doni/Serujambi.com
Wakajati Jambi Kunker ke Kejari Muarojambi. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Senin (11/2/2019) pagi, Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jambi, Yuspar melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi. Adapun kunjangan ini sekaligus sosialisasi pengadaan barang dan jasa.

BACA JUGAIni Solusi Wako, Soal Kenaikan Tarif ‘Minimum Charga’ PDAM

Yuspar mengatakan, Kunker ini sebagai bentuk kunjungan untuk menilai pembangunan zona integritas di Kejari yang ada di Provinsi Jambi, satu diantaranya yaitu Kejari Kabupaten Muarojambi.

“Ini untuk menilai Kejari di daerah-daerah, dan juga menilai sejauh mana mengenai pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” katanya.

Ditambahkan Yuspar, WBK di Kejari Muarojambi diberikan jika telah melaksanakan birokrasi dengan baik. Hal ini lah yang nantinya akan di lihat oleh Kejati Jambi, dan ini perlu mendapat dukungan dari SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muarojambi.

“Bisa tidak Kejari menjadi WBK dengan dukungan SKPD, apalagi sekarang era digital. Kita juga harus waspada, apalagi zaman politik, jika kita salah langkah kita dilaporkan, kita lihat canggihnya elektronik ini, penggunaannya harus hati-hati,” jelas Yuspar

Ia mengatakan sebelum era reformasi, langkah pertanggung jawaban masih amburadul. Hal ini lah yang perlu diperbaiki. Menurut Yuspan, saat ini Kejaksaan lebih mengutamakan pencegahan tindak pidana korupsi dibanding melakukan penangkapan.

“Dikejaksaan ini mengutamakan pencegahan Tipikor, saya katakan demikian karena awalnya menyangkut kata korupsi maka menyangkut kerugian uang negara,” ucapnya.

Salah satu contoh yang disampaikan Yuspan, yaitu mengenai proses lelang. Proses lelang jika ada permainan tidak transparan itu sudah masuk dalam dugaan korupsi. Hal ini yang perlu menjadi perbaikan, di beberapa SKPD terutama kaitannya dengan Dinas Pekerjaan Umum dan ULP.

“Jadi ketua ULP hati-hati juga, makanya WBK itu bersih, walaupun intervensi dari bupati tetap saja tidak boleh. Makanya itu perlu pencegahan dulu, dan dalam hal ini boleh melibatkan TP4D. Kita TP4D tahun ini lebih banyak mencegah, kita tidak mau menangkap yang tidak jelas, kalo sudah jelas boleh kita terapkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Yuspan juga meminta Kasi Intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta untuk selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat, ataupun ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan agar masyarakat mengetahui keberadaan Kejaksaan Negeri Muarojambi.

“Kasi intel kuncinya sama kamu. Perbanyak penyuluhan, itu untuk mengetahui keberadaan kita. Kemudian TP4D nya diperkuat. Kalau dinas minta pendampingan dengan TP4D boleh, tapi sesuai aturan, proses tender, kemudian belum serah terima di situ kejaksaan tidak boleh masuk,” tuturnya.

Sementara, Kajari Muarojambi, Sunanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Kepala Kejati Jambi yang hadir untuk melakukan sosialisasi pengadaan barang dan jasa. Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada seluruh SKPD dan Staf Kejari Muarojambi yang ikut hadir.

“Kepada SKPD dan semua pegawai di kejari juga saya ucapkan terima kasih karena sudah bersedia hadir di kegiatan Kunker Wakil Kejati Muarojambi ini,” tandasnya.

BACA JUGA : Gudang Penampungan Minyak Ilegal Masih Terus Beroperasi

Kemudian, dalam kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi, yang diwakili oleh Asissten III Bidang Administrasi umum, Junaidi serta OPD di lingkup Kabupaten Muarojambi. (don/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...